Review: Then I Hate You So – Cinta Masa Lalu yang Muncul Kembali

Standard

Suatu malam aku menyadari bahwa aku tidak bisa hidup tanpamu.

Saat aku menyadari hal itu, kau tiba-tiba menghilang.

Cinta.
Dendam.
Dan, masa lalu.

Semuanya berawal kembali dari bencana tsunami yang mengguncang Jepang. Kekacauan di Jepang membuat perasaan yang sempat hilang muncul kembali. Takdir lalu menuntunnya menyelesaikan perasaan anehnya itu. Seorang Itoyama Luca, yang mengira dia sudah memiliki segalanya karena karir yang sukses akan menemukan kembali masa lalunya yang hilang.

Di lain pihak, Han Naran model terkenal di Korea tengah menyembunyikan perasaannya selama tujuh tahun. Tak seorangpun yang tahu. Dan bencana itu, membuat perasaanya muncul kembali malahan semakin menggebu.

Dendam, benci, dan rasa kecewa tak seharusnya ada di antara mereka berdua. Perlahan namun pasti Luca dan Naran bertemu. Takdir membantu mereka agar masalah yang menggantung akhirnya dapat selesai. Kemudian berakhir dengan… Ya, kuharap rasa tahu mu cukup besar, sehingga dapat menjawab akhir mereka.


Ngomong-ngomong, salah paham adalah hal yang fatal, bukan? Salah paham dapat membuat cinta jadi benci, kawan jadi lawan, kasih sayang jadi dendam dan kecewa.

Itoyama Luca dan Han Naran akan membantumu untuk semakin tahu betapa hebatnya akibat dari salah paham. Kisah cinta rumit mereka akan membuatmu semakin ingin tahu, hingga akhir.

Cerita dengan alur campuran membuat novelnya tambah menarik. Kembali ke masa lalu untuk mengintip kenangan antara Luca dan Naran.

Masalah typo yang bertebaran dalam Then I Hate You So ada beberapa
“… Luca si majaner jenius” (Halaman 47)
“…dengan detil kecil.” (Halaman 77)
“…mengerutkan keningnya. tidak biasanya…” (Halaman 137)
“kalau tidak tidak paket ini” (Halaman 215)
Salah ketiknya lumayan mengganggu, apalagi yang “majaner” (halaman 47). Meski, cerita memang tidak terpengaruh.

Hal yang dapat kupetik dari Then I Hate You So salah satunya adalah janganlah jadi seorang pendendam. 🙂

“…kalau aku bisa memiliki kesempatan bertemu sekali saja. Sekali saja, aku ingin meminta maaf.” (Halaman 306)

Keterangan buku:

Judul: Then I Hate You So

Penulis: Andry Setiawan

Penyunting: Tia Widiana

Desain Cover: Dedy Andrianto

Ilustrator isi: Tomoyuki Nukui

Penerbit: Penerbit Haru

Tebal: 320 halaman

Rating: 3 of 5 Stars

Advertisements

One response »

  1. Pingback: Review: When the Star Falls | A Novel by Andry Setiawan | Sudut Baca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s