Review: Bonus Track – Ryota, Hantu Usil Korban Tabrak Lari

Standard

Bonus Track

Aku sendiri pun terkejut.
Aku tidak pernah berpikir akan
menjadi hantu dan bergentayangan.[Halaman 154]

Pada malam yang sedang hujan, dari kejauhan terdengar bunyi keras yang tidak wajar. Dalam kesunyian, mobil Kusano berbelok ke kiri mengikuti bentuk sungai. Saat itu terlihat dua titik cahaya merah sekitar 400 meter di depan Kusano, lampu rem mobil. Mobil itu mempercepat lajunya dan menimbulkan percikan air. Dari arah yang berlawanan, tiba-tiba tampak payung plastik dalam keadaan terbuka dan sesuatu yang mirip mayat anjing menggelinding di jalan. Tapi bukan, itu manusia. Kusano mencoba menolong tapi sia-sia. Setelah kejadian itu, dia demam.

Demamnya makin parah hingga ia berhalusinasi. Halusinasi yang persis seperti korban tabrak lari malam itu. Halusinasi itu muncul di kamarnya, tidur-tiduran di atas sofanya, dan bahkan berbuat usil.

Tapi, apa itu benar-benar hanya halusinasi?
Halusinasi itu sendiri sih mengaku kalau ia adalah hantu…

Sejak saat itu semua mulai berubah

Yokoi Ryota telah menjadi hantu. Orang-orang disekitarnya tidak ada yang dapat melihantnya termasuk orangtua Ryota. Tapi Kusano berbeda. Satu-satunya saksi di malam Ryota tertabrak itu dapat melihatnya. Ryota senang sekali, dia lalu berusaha keras mendekati Kusano. Agar Kusano dapat membantu Ryota menemukan pelaku tabrak larik itu.

Mobil sport hitam. Penutup pelat berwarna ungu. Ugal-ugalan. Musik dance remix yang berisik. Hanya itu petunjuk pelaku tabrak lari Ryota. Dengan penuh usaha Ryota, Kusano dibantu salah satu pegawai tempat kerja Kusano yang juga dapat melihat Ryota mencari pelaku.

Novel ini bertema fantasi. Sebelumnya novel Haru sejenis yang pernah kubaca adalah, Wishing Her to Die. Bonus Track adalah karya Koshigaya Osamu, penulis Her Sunny Side yang sebelumnya pernah diterjemahkan oleh Haru. Aku yakin, banyak pembaca yang tertarik baca novel ini setelah baca sinopsisnya, termasuk aku. 🙂 Dan kalian nggak akan nyesel karena itu. I believe you will love the story. Karena Hantu Ryota yang diceritakan di Bonus Track bukan hantu biasa. Dia mati, tapi entah kenapa dia tetap santai. Bahkan Ryota masih bisa main game, makan ramen, makan Doria, mengunjungi pemakamannya naik Shinkansen (kereta supercepat).

“Ini kan untuk dirimu! Kita mencari orang yang menabrakmu, kan? Kenapa kau bisa setenang itu?” [Halaman 258]

Walau memang sih, santainya itu timbul karena dia ceria sehingga menutupi perasaannya ingin segera menemukan si penabrak. Sudut pandang yang digunakan penulis di novel ini ada dua, pertama dan ketiga. Digunakan saling bergantian tiap pergantian bab. Sudut pandang pertama di novel ini adalah Ryota, bukan Kusano. Karena itu aku jadi merasa lebih mengenal Ryota 😀

Mengulas akhirnya, jika dibandingkan Wishing Her to Die yang sama-sama fantasi aku lebih suka Bonus Track. Akhirnya nggak terlalu terburu-buru dan nggak ada pertanyaan-pertanyaan menggantung untuk setiap kejadian yang terjadi. Perkenalan Ryota dan Kusano tak butuh waktu lama tapi sudah menghasilkan banyak makna.

Salah ketik alias typo di novel ini ternyata masih ada:

“…badan dalam kondisi fbadan menengadah.” [Halaman 50] –kelebihan ‘f’ seharusnya badan.

Kutipan-kutipan favorit dari novel ini:

“Biarpun tugas itu kecil, tapi rasa dipercayai itu ada. Itu yang membuat senang.” [Halaman 267]

“Aku tidak tahan karena kau menyia-nyiakan waktu. Padahal, kau masih hidup.” [Halaman 285]

“Lagi pula, kehidupan manusia bukan dilihat dari seberapa panjang umurnya…” [Halaman 331]

“Memang sih bukan orang baik saja yang ada di dunia ini, tapi bukan juga hanya orang jahat…” [Halaman 351]

Keterangan Buku:

Penulis: Koshigaya Osamu

Penerjemah: Andry Setiawan

Penyunting: Morita-T

Proofreader: Dini Novita Sari

Cover: Angelina Setiani

Ilustrasi Isi: Frendy

Penerbit: Penerbit Haru

Terbit: I, 2014

Tebal: 320 hlm

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s