Review: When the Star Falls | A Novel by Andry Setiawan

Standard
Foto-0193.jpg

When the Star Falls

Lynn bangun kembali seusai operasi pengangkatan tumornya. Semua bahagia termasuk Sam, kekasih Lyn. Tapi Sam begitu kaget -sekalipun hal itu pernah dibayangkannya- mendengar perkataan Lynn untuknya seusai operasi.

“Siapa kau?”

Saat itu, lidahku kelu, apa yang kita takutkan ternyata benar-benar terjadi.

[Halaman 7]

Sam kemudian sadar bahwa Lynn tidak mengingat dirinya lagi. Sejak itu, Sam selalu mengunjungi Lynn. Dia ingin membuat Lynn mengingat dan jatuh cinta padanya lagi. Tapi setelah beberapa waktu berlalu, Sam merasa bersalah. Dia merasa Lynn yang selalu sakit kepala tiap mengingat kenangan adalah salahnya.

Kemudian Billy –teman SD mereka muncul kembali. Billy yang dulu begitu nakal kini sudah berubah menjadi lebih dewasa. Sam kemudian berpikir bahwa Billy akan lebih pantas bersama Lynn. Dia mulai ragu untuk membuat Lynn mencintainya lagi. Ditambah dengan munculnya perkataan dari Leon yang membuatnya semakin bimbang.

Sam memutuskan mundur. Tapi, apakah begitu mudahnya?

Apalagi, Lynn mulai bisa menerima Sam ada di sisinya.


 

When The Star Falls adalah novel kedua Andry Setiawan yang aku baca setelah Then I Hate You So. Kalau dilihat dari sampulnya ada kemiripan yaitu sampul yang sama-sama didominasi warna biru. Tapi dari segi cerita, beda jauh… When The Star Falls akan membawa kita menikmati cerita berjenis sick-lit. Novel-novel sick-lit selain When the Star Falls yang pernah aku baca adalah The Fault in Our Stars, Looking for Alska dan If I Stay. Hasilnya pun sama, bikin nangis.

Dan untuk When The Star Falls…

Pertama-tama, aku ingin bilang kalau sampulnya sangat bagus. Simple dan semua yang ada di sampul When the Star Falls terasa pas. 🙂

Novel ini hampir keseluruhan diambil menggunakan sudut pandang Samuel atau Sam. Yang istimewa di sini, penulisan di novel ini dibuat seakan Sam menuliskannya untuk Lynn. Dan kita sebagai pembaca secara diam-diam ikut membaca kisah yang ditujukan Sam untuk Lynn. Salah satu hal yang membuat novel ini tampil beda.

Hal lain yang buat When The Star Falls berbeda bisa kita rasakan lewat karakter tokoh utama laki-laki. Iya, dari Sam. Karakter Sam sebagai tokoh utama tidak digambarkan sebagai sosok yang akan digandrungi banyak orang. Malahan sebaliknya. Sam punya karakter yang minder, keras kepala, mudah terpengaruh, dan pokoknya…bisa bikin orang kesel. Tapi di sisi lain Sam adalah orang yang care, bertanggung jawab, dan selalu ingin membahagiakan orang yang disayanginya. Yah, meski begitu nggak bisa dipungkiri aku stop baca beberapa kali karena sikap Sam yang… menyebalkan.

Sedangkan tokoh utama perempuan di sini, Lynn punya karakter yang berbanding terbalik dengan Sam. Lynn digambarkan sebagai perempuan yang berani, tegar, dan selalu berpikiran positif. Sikap Lynn yang berani ditunjukannya dengan melindungi Sam yang di­-bully saat SD oleh Billy dan Leon. Jadi karakter Lynn bisa selalu melengkapi Sam.

 

76107dee90f6e52d1a3e6d30f88ba2f6

Source: here

Untuk endingnya, benar-benar membuatku terkejut. Twist-nya sama sekali nggak disangka-sangka. Bahkan aku harus mengulangi beberapa bagian sampai betul-betul sadar.

Akhir yang nggak pernah disangka sebelumnya dan akan terus diingat. Aku menangis membaca surat penutup kisah Sam dan Lynn.

Bintang terjatuh karena ia mengejar orang

yang dicintainya, yang sudah menyusul dirinya.

Keterangan Buku:

Judul: When The Star Falls

Penulis: Andry Setiawan

Penerbit: Haru

Penyunting: Yooki

Proofreader: Yuli Yono

Ilustrasi Isi: @teguhra

Desain Cover: Bambang G.

Terbit: I, Oktober 2015

Tebal: 204 hlm

Advertisements

One response »

  1. Pingback: [Blog Tour] When The Star Falls | Sudut Baca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s