Resensi: 4 Ways to Get a Wife | Hyun Go Wun

Standard

Untitled

Dunia sepertinya sudah semakin gila ketika aku melihat iklan untuk mencari ‘istri kontrak’ yang terpasang di koran hari itu. Apalagi, ketika wanita yag terpilih menjadi kandidat dri iklan itu adalah adikku sendiri yang baru berumur 20 tahun, yang memiliki perbedaan umur lebih dari 12 tahun dengan lelaki itu. Benar-benar sinting!

Setelah bersusah payah menjauhkan dan menyelamatkan adikku, lelaku itu malah berkata padanya dengan wajah datar.

‘Tidak ada burung pegar, ayam pun jadi.’

Ayam? Siapa yang ayam? Sekarang ia malah memilihku menjadi istri kontraknya!

Yoo Shin Hee benar-benar kecewa dengan Kim Geon Hyeong yang melepaskannya begitu saja. Dia kesal karena sebenarnya sangat berharap Geon Hyeong –kekasihnya tetap mempertahankannya. Shin Hee heran bagaimana bisa Geon Hyeon merelakannya begitu saja menikah dengan lelaki lain. Padahal mereka sudah berpacaran selama 10 tahun.

Shin Hee yang kesal dengan sikap Geon Hyeong memutuskan mencarikan wanita lain yang cocok untuknya. Dia sangat yakin bahwa Geon Hyeong tidak akan menemukan wanita yang lebih baik darinya. Setelah menanyakan kriteria idaman Geon Hyeong, Shin Hee memasang iklan itu di koran.

Iklan yang terpampang di koran dan tidak terlalu besar itu isinya cukup menarik perhatian, salah satunya Kang Hee Won. Dia yang baru berusia 20 tahun ingin sekali mendaftar tapi ternyata tidak memenuhi salah satu persyaratan.

llkoihn

Kang Jung Won yang diperlihatkan iklan itu oleh Hee Won, adiknya merasa heran. Bagaimana bisa sebuah pernikahan yang dilandaskan cinta dan kepercayaan dipermainkan seperti ini. Meski secara jelas dilarang kakanya dan tidak memenuhi persyaratan, Hee Won tetap bersikeras mendaftar.

Hee Won memutuskan melakukannya diam-diam dan mencuri identitas kakaknya. Dan Bingo! Hee Won lolos seleksi dokumen dan akan segera diwawancara. Jung Won yang pada akhirnya mengetahui hal itu marah dan pergi ke kantor Goryo Grup. Di sanalah dia meluapkan amarahnya pada Geon Hyeong. Orang yang dianggapnya sinting karena iklan itu.

Jung Won saling beradu argumen dengan Geon Hyeong. Jung Won datang ke sana karena tidak ingin adiknya yang baru berusia 20 tahun bersama laki-laki yang jauh lebih tua. Entah kenapa, melihat Jung Won yang begitu berani dan menyayangi keluarganya, Geon Hyeong terpukau.

***

4 Ways to Get a Wife adalah novel Haru yang udah keluar lama. Lebih dari setahun yang lalu. Karya penulis ini, Hyun Go Wun yang sebelumnya sudah aku baca adalah Love With a Witch. Dari kedua karya itu ada beberapa kesamaan yang aku temukan.

  1. Tokoh-tokohnya ada banyak. Tapi aku lebih mudah menghafalkan nama tokoh-tokoh di 4 Ways to Get a Wife. Saat baca Love With a Witch aku baru bisa menghafalnya setelah melewati banyak halaman. 😀
  2. Punya konflik keluarga Chaebol. Selain kisah romantis pasangan utamanya ada kisah keluarga chaebol juga. Yang sering nonton drama Korea pasti akrab banget sama keluarga Chaebol. Sering banget muncul soalnya. Oke, buat yang belum tahu. Keluarga Chaebol adalah mereka yang kaya dan punya perusahan besar. Di 4 Ways to Get a Wife, kita akan menemukan Goryo Grup sebagai perusahaan yang dipimpin Kim Geon Hyeong.
  3. Karakter tokoh utama perempuannya. Mirip, sih menurutku. Sama-sama galak dan pemberani. Memang lebih suka yang begini daripada lemah dan nangis sepanjang cerita.

 Dari segi cerita, 4 Ways to Get a Wife menghibur dan bikin penasaran. Ada beberapa misteri yang disembunyikan untuk dicari jawabannya dalam cerita. Untuk tokoh favoritku di novel ini adalah Kang Jung Won! Dia punya sifat gigh yang patut dicontoh buat menjalani hidup dan menghadapi masalah.

Selain itu, aku juga suka banget bagaimana kisah rumit ini dikemas menjadi nggak membosankan. Sehingga saat membaca pun jadi asik aja. Untuk karakter tokoh utama pria, Kim Geon Hyeong udah pernah aku temui sebelumnya. Cool outside, warm inside. Ditambah dengan bumbu baper-an. Jadi kalau lagi ada masalah langsung kebawa ke pekerjaan. Orang yang nggak bersalah pun jadi kena getahnya.

Oh, ya, 4 Ways to Get a Wife secara tidak langsung juga menyisipkan pentingnya sebuah keluarga. Pentingnya saling percaya di dalam sebuah keluarga. Menarik banget dengan kedua orang tua Jung Won. Salah satu peninggalan mereka yang memandu kehidupan anak-anaknya adalah peraturan-peraturan keluarga. Meskipun tidak ada di sisi anaknya, orangtua selalu ingin melindungi dan menjaga anaknya.

“Jika kau melakukan kesalahan, cepat minta maaf dan jangan ditunda-tunda. Meminta maaf bukanlah sikap seorang yang kalah. Itu hanya bisa dilakukan oleh orang yang berani.”

[Halaman 238]

Peraturan Keluarga Kang nomor 20.

Contoh konkret dari hal ini adalah Steve Harvey. Dia tidak segan untuk naik kembali ke panggung dan mengakui kesalahnnya mengumumkan pemenang Miss Universe 2015. Meskipun kabar terbaru menyebut bukan sepenuhnya salah Harvey. Melainkan desain kartu pemenang yang kurang bagus.

Ngomong-ngomong, aku jadi pengen bahas soal judulnya juga. Ada beberapa review di goodreads yang bilang judulnya nggak sesuai. 4 Ways to Get a Wife, tapi mana langkah atau cara-caranya? Tapi menurutku, hal itu ada di sini. Yang dimaksud dengan ‘4 ways’ adalah 4 bagian di novel ini.

  1. Choice 1 – Siapa Saja, Terserah!
  2. Choice 2 –Tak Ada Burung Pegar, Ayam pun Jadi
  3. Choice 3 –Ketika Dibutakan oleh Cinta
  4. Choice 4 –Meskipun Begitu, I Love You

Meskipun tidak dijelaskan secara eksplisit, dari 4 bagian itu kita bisa lihat perkembangan hubungan Jung Won dan Geon Hyeong. Dari orang asing yang nggak saling kenal sampai akhirnya menikah. Oke, maaf kalau spoiler. Tapi dilihat dari judulnya juga bisa tau ending mereka. J

Meskipun merasa happy saat baca 4 Ways to Get a Wife, ada beberapa yang mengganjal. Rasanya juga cukup mengganggu selama baca.

Dari masalah typo atau salah ketiknya. Untuk kata-kata nggak ada melainkan untuk penyebutan nama.

So Hee adalah keponakan Jung Won. Tapi beberapa kali di sini aku menemukan namanya ditulis menjadi Soo Hee.Terjadi di halaman 86 dan 179. Lalu nama Geon Hyeong di halaman 349 yang ditulis Geon hyeong.

Selebihnya dari itu memang nggak ada. Bravo!

Yang membuatku sempat merasa bingung di novel ini adalah tidak adanya keterangan waktu. Hal yang aku maksud di sini adalah dari prolog menuju isi novelnya. Di prolog, Kim Geon Hyeong baru berumur dua puluh tahun. Sedangkan di cerita dia sudah berumur 33 tahun. Aku sempat mikir itu salah ketik atau gimana –yang ada di prolog.

Soalnya nggak mungkin kalau Geon Hyeong yang dikishkan di novel ini sedang berumur dua puluh. Karena dia saja selisih lebih dari 12 tahun dengan Hee Won yang berusia 20 tahun. Aku cari-cari keterangan berapa tahun berlalu, tapi nggak ketemu juga. Di sini aku berharap kalau selang waktu yang berlalu itu di tulis.

Well, ada juga pembaca yang menganggap Geon Hyeong di novel ini sedang berusia 20 tahun. Aku tahu itu dari sebuah review di blog. I’m serious. Di sana ditulis kalau Kim Geon Hyeong adalah lelaki 20 tahun yang kaya raya.

Terus yang paling menggangu adalah kata ‘acuh’ yang muncul di sini.

ok

Nah, di 4 Ways to Get a Wife ini ada kesalahan penafsiran. Di mana acuh memiliki makna sebaliknya yang sering digunakan kebanyakan orang.

Di halaman 78.

“Kadang ada hal-hal yang harus diacuhkan dan dibiarkan begitu saja. Seolah bukan masalah besar, seolah tidak ada apa-apa.” Aku pada awalnya ragu kalau terjadi salah tafsir. Tapi jika acuh diartikan sesuai maksudnya seharusnya menggunakan ‘atau’. Karena disandingkan dengan dibiarkan dan akan memiliki makna berlawanan. Lagi pula, kalau diartikan sebagai peduli, tidak cocok dengan kalimat berikutnya.

Di halaman 103

“Jung Won akhirnya melontarkan pertanyaan dengan pelan kepada Geon Hyeong. Namun, yang ia dapat hanyalah jawaban yang dingin dan acuh.” Kalau dia jawab secara dingin sudah jelas dia tidak acuh pada pertanyaan itu.

Begitu juga kesalahan penggunaan acuh di halaman 96 dan 133.

Tapi yang bikin aku sedikit heran muncul di halaman 309.

“… Bukankah kau seharusnya melindungiku di sisiku di saat-saat seperti ini? Bagaimana kau bisa-bisanya tidak mengacuhkanku di saat saat seperti ini?”

“Aku mengacuhkanmu.”

Dari percakapan di atas, acuh sudah diartikan sesuai maknanya. Yaitu memedulikan. 😀

Aku rekomendasikan novel ini untuk kalian yang mencari bacaan romance. Untuk kalian juga yang tertarik sama kisah-kisah di drama korea terutama kalau ada keluarga Chaebol-nya.

Dari review ini aku berharap agar kekurangan yang ada agar diperhatikan dan bisa diperbaiki lagi. Buat para calon pembaca atau yang sedang baca, semoga review ini bisa membantu kalian.

 “Orang yang dicintai dan orang yang sedang jatuh cinta, semoga mereka bisa berbahagia dan tidak terluka lagi.”

[Halaman 107]

 Keterangan Buku:

Judul: 4 Ways to Get a Wife

Penulis: Hyun Go Wun

Penerbit: Haru

Penerjemah: Putu Pramania Adnyana

Penyunting: NyiBlo

Layout: Dedy Andrianto

Terbit: II, Januari 2013

Tebal: 356 hlm

 P.S. This’s my longest book review!

P.S.S. Kemungkinan besar review panjang ini tercipta karena batal nonton Negeri Van Oranje di hari pertama. So sad! 😦

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s